Sinopsis Silsila ANTV Episode 39-40 (RECAP) Tayang Hari ini di ANTV 25 Agustus 2019 – Mahligai Cinta Yang Terkoyak. Kunal mendapat telepon menangis. Adalah Mauli untuk memberitahu bahwa Nandini kembali ke rumah. Kunal terburu-buru pergi ke tempat tinggal dan berkendara dengan terburu-buru untuk meraih rumah.
Nandini menyampaikan pada Dida bahwa beliau memberinya peluang kedua namun kebohongannya tidak pernah berakhir. Dida menghargai Nandini lantaran meninggalkan lelaki menyerupai itu, beliau tidak akan pernah menjadi lebih baik. Nandini meminta maaf terhadap Mama lantaran meninggalkan rumah di tengah-tengah Pooja tanpa memberi tahu.
Mamma menentukan sepenuhnya tidak apa-apa sejauh Nandini hingga di rumah dengan selamat. Mereka pergi untuk merencanakan Pooja, sementara Mauli dan Nandini saling berpelukan. Mauli menangis. Kunal berlari ke rumah. Liftnya sibuk sehingga beliau menaiki tangga dengan tergesa-gesa. Nandini meminta maaf terhadap Mauli alasannya yakni sudah menyakitinya. Mauli menyampaikan beliau sanggup memaafkannya seratus darah juga, beliau sudah melakukan tugas besar dengan membebaskan dirinya Rajdeep itu.

Daftar Isi
- Sinopsis Silsila Episode 39
- Di luar
- Kunal mengajukan pertanyaan perihal apa itu
- Mauli mengatakan dengan Manas perihal apa yang beliau lakukan
Sinopsis Silsila Episode 39
Kunal memasuki rumah dan merasa lega menyaksikan Nandini dan Mauli berpelukan. Dia bergerak maju dengan tangan terbuka untuk memeluknya dengan gembira, kemudian berhenti. Mauli berbalik untuk memeluk Kunal dan menangis senang bahwa Nandini kembali.
Baca juga: Sinopsis Silsila ANTV Episode 37-38 (Durasi Asli India)
Kunal menyampaikan Mauli benar, beliau betul-betul sudah kembali kali ini dan tidak akan pernah pergi ke Rajdeep lagi. Mauli memeluk Nandini lagi.
Di dalam kamar, Nandini menempatkan Teej thaal dari Rajdeep di sofa. Dia melemparkan tongkat korek api yang terbakar ke daerah sampah dan menyalakan api.
Di luar
Sinopsis Silsila ANTV Episode 39-40. Kunal dan Mauli berdoa di Havan. Di sana, Nandini melempar gaun dan gelang itu ke dalam api, menuang kotak sindoor dan yang yang lain di daerah sampah dengan sarat dendam. Mauli dan Kunal saling tersenyum. Kunal menutup matanya dan mendapat kilasan Nandini. Terganggu, beliau membuka matanya menyaksikan ke arah Mauli. Nandini berpikir ini yakni final dari etika, mereka menggantinya menjadi seorang pengecut. Mamma kembali dengan thaal Pooja. Setelah Havan, beliau meminta Kunal untuk mengisi garis rambut Mauli dengan vermillion.
Ini dihidangkan untuk Gauri dan seorang istri mujur kalau suaminya mengisi garis rambutnya dengan vermillion ini. Ini sungguh menolong bagi pasangan yang mengharapkan anak-anak. Mauli mengedipkan mata pada Kunal. Kunal mengisi garis rambut Mauli dengan vermillion. Di dalam ruangan, Nandini menggosok dahinya. Vermillion di tangannya menutupi dahinya. Dia terkejut melihatnya di cermin.
Mauli tersenyum pada Kunal yang memaksa balas tersenyum. Malam harinya, ketiganya berada di luar untuk makan malam. Mauli bersikeras pada Nandini untuk memecahkan beberapa dagelan yang beliau tahu selama masa kanak-kanak. Nandini memecahkan beberapa lelucon. Seorang lelaki memasuki restoran. Mauli berbalik kemudian menampilkan Nandini lelaki itu, beliau menyampaikan nasib sudah menyatukan mereka.
Kunal mengajukan pertanyaan perihal apa itu
Mauli menyampaikan orang ini yakni Manas, beliau asing sehabis Nandini di sekolah dan bahkan bergabung dengan kelas mengolah masakan untuk Nandini. Nandini menerangkan terhadap Kunal bahwa lantaran bisnis keluarga beliau mesti bergabung dengan kelas-kelas itu. Mauli dengan bergairah memberitahu Kunal bahwa beliau senantiasa berlangsung di belakang Nandini di sekolah dan meminta untuk pergi dan berjumpa Manas. Jika beliau masih lajang, sudah niscaya takdir yang menyatukan mereka. Nandini menghentikan Mauli namun Manas sendiri tiba untuk menemui mereka sendiri. Mauli menyapa Manas dengan riang.
Dia bilang beliau tiba berkencan tetapi gadis itu mati. Mauli mengajukan pertanyaan apakah beliau betul-betul lajang, dan mencubit Nandini. Dia memperkenalkan Manas ke Kunal. Kunal dengan kaku menjabat tangan Manas. Mauli menyampaikan beliau untuk bergabung dengan mereka untuk makan malam. Kunal menyampaikan beliau mesti memiliki janji lain namun Manas pribadi setuju. Dia mengambil daerah duduk di samping Nandini dan memintanya untuk menyarankan sesuatu dalam santapan yang mesti mereka pesan. Nandini menyampaikan beliau tiba ke sini untuk pertama kalinya juga. Manas melengkapi Nandini masih sama.
Mauli mengatakan dengan Manas perihal apa yang beliau lakukan
Silsila ANTV Episode 39-40. Manas menyampaikan beliau menulis film. Mauli bergairah dan mengajukan pertanyaan film mana yang ia tulis? Manas menjumlah dua yang super hit. Kunal berpose seperti beliau tidak ingat nama atau filmnya. Mauli mengajukan pertanyaan terhadap Manas mengapa film-filmnya senantiasa rampung dengan sedih.
Alasan Manas itu mungkin lantaran dongeng cintanya sendiri tidak sanggup diselesaikan. Mauli menyampaikan beliau dan Nandini mesti menolong Manas. Kunal mengajukan pertanyaan bagaimana mereka akan melakukan ini? Manas menyampaikan beliau betul-betul berpikir perihal berhenti menulis film murung lantaran menjadi stress pada satu titik dalam kehidupan, namun kelemahan dalam hidup terkadang tercermin dalam tulisannya. Dia membaca ayat puitis untuk Nandini. Kunal memandang Manas.
Demikian Sinopsis Silsila ANTV Episode 39… bersambung ke Episode 40 ya..
All images credit and content copyright : Colors TV, ANTV